Aku tahu dirimu saat ini begitu bahaga
Maka aku pun turut bahagia atas kebahagian itu
Namum tanpa aku sadari, kebahagianmu itu menggetarkan bibirku
Namun tanpa lebih aku sadari, air mata telah berkaca di mataku
Namun ku teguhkan semangat
Kulayangkan ucapan bahagia itu kepadamu
Namun hati tidak pernah mendustai, tidak akan pernah
Akhirnya tubuh ini semakin layu terkulai tak berdaya
Karena tidak mampu menerima kenyataan melihat kebahagianmu
Tahukah engkau, Aku tidak pernah mengungkap perasaan ini
Namun selalu mengungkapkannya dengan sejuta kiasan yang bermakna
Tahukah engkau, Aku selalu memperhatikan dan mencari dirimu
Namun aku tak pernah menampakannya wujud di dalam pencarian itu
Namun tahukah engkau, cintaku begitu dalam untukmu
Namun aku selalu sembunyikan di setiap saat melihat dirimu tersenyum
Inilah yang perlu engkau ketahui
Waktu yang pernah kita lalui bersama, telah aku simpan dengan rapi
Telah aku buat istana cinta di relung hatiku yang terdalam
Sejak pertama aku ingin memiliku, sejak itulah aku kubur perasaan itu
Karena aku mengharapkan cintamu tak pernah mati dari perasaanku
Karena telah terkubur dan bersemayan di istana cinta itu
Namun inilah yang perlu aku ketahui
Aku telah membangun istana cinta misteri lagi mustahil
Aku memimpikan dirimu yang tak pernah sekalipun memimpikan diriku
Aku mengharapkan cintamu yang tak mencintaiku sedikitppun
Aku terlalu berangan-angan bersama buayai angina malam
Duduk termangu ingin menggapai bulan purnama
Karena aku selalu melihat dirimu di bulan tersenyum mekar itu
Ku akui, ini semua kesalahan terbesarku
Karena tidak pernah menyatakan persaan terhadapmu selama ini
Namun inilah yang harus kita ketahui bersama
Aku selalu menginginkan cinta yang penuh dengan misteri
Aku ingin mencitaimu dalam setiap kecerian dan kesedihanmu
Aku memberikan cinta tulus ku ini hanya untuk dirimu
Aku ingin bertemu dirimu, dirimu, dirimu…
Wahai malam yang penuh kesejukan, Aku tau engkau menyimpan rahasia
Rahasia yang tak pernah seorang pun melihat bahkan menggapainya
Kecuali mereka yang tulus mencintamu sepenuh jiwa
Wahai malam, simpankanlah lara ku ini di tempat yang tersembunyi
Pagarilah dengan pengawal-pengawal yang perkasa
Agar tiada seorang yang bisa memasuki lara yang kutitipkan padamu
Namun aku mohon kepadamu
Jika dia datang menjenguk lara ku ini, izinkan dia memasukinya
Karena aku berharap semoga ia membawa penyembuh lara ini
Namun jika ia kembali membuat lara yang baru untukku
Aku mohon kepadamu, janganlah pernah engkau menderainya
Karena dialah cinta sejatiku, cinta yang aku teguhkan dalam hatiku
Dan aku selalu siap untuk menerima kenyataan ini
Walau batinku meronta, jiwaku meriaki bahwa aku manusia yang terbodoh
Aku tetap menerima kenyataan ini
Wahai cinta yang aku abadikan
Mungkin tidak perlulah engkau mengetahuinya…
Namun ini adalah kenyataan yang terjadi dalam diriku saat ini
Tulisan ini aku goreskan ditemani linangan air mata
Aku berharap air mata bisa menjadi tinta disetiap untaian kata-kataku
Agar kata-kata itu benar-benar mampu meceritakan seluruh isi jiwaku
Aku masih yakin bahwa air mata dari mataku adalah tangisan penyesalan
Namun aku sangat takut air mata itu keluar dari matahati kecilku
Karena itulah letak kehancuran jiwaku yang sebenar-benarnya…
Kini yang bisa aku titipkan
Pesan yang terindah menyambut datangnya bahagiamu
Mungkin diri telah memilih hal yang paling pantas untuk kau pilih
Bahagia bersamanya… bahagialah hati dan jiwa
Namun izinkanlah untuk aku mengucapkan
“Aku sangat mencintamu, mungkin cinta untuk selamanya”
Ini adalah ucapan yang pertama dan yang terakhir untukmu
Goresan luka dari sang melukai perasaan sendiri..


