Tanpa disengaja dan dicari, sewaktu saya berkunjung ke negeri jiran (baca, Malaysia). Ada satu untaian kata bijak yang terbaca, “Yang mengkeritik adalah sahabatku dan memuji adalah musuhku”. Aneh, sinis bahasannya, membingungkan maknanya dan sekaligus membuat saya termangu sekitika itu juga. Berjam-jam saya memikirkannya, habis hari ini dilalui bersama untaian kata bijak itu untuk dipikirkan distiap sela waktu. Akhirnya kata bijak dan buku itu pulang bersamaku. Satu makna lagi yang mewarnai hidupku, pulang dari negeri jiran bersama teman baru yaitu buku dan kata bijaknya. baca selengkapnya…
_____________________________________________________________________________________________________